Abstract
Kediri merupakan daerah dengan hasil pertanian yang beragam, salah satu komoditas unggulannya adalah jagung berkualitas tinggi. Jagung tidak hanya menjadi sumber pangan alternatif yang kaya akan karbohidrat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak, seperti ayam, sapi, dan kambing. Namun, dalam praktiknya, proses pemipilan jagung di UMKM milik Bapak Hj. Tommy masih dilakukan dengan mesin berkapasitas kecil dan teknologi sederhana, yang menyebabkan proses produksi kurang efisien dalam hal waktu, tenaga, dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang (redesain) rangka mesin pemipil jagung agar mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 1 ton per jam, meminimalkan kerusakan biji, mempercepat pemisahan dari tongkol, dan mengurangi kelelahan fisik pekerja. Redesain dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan permasalahan di lapangan, menggunakan material besi kanal UNP yang dinilai lebih kuat, stabil, dan tahan terhadap beban kerja. Pengujian diperlukan untuk memastikan performa mesin sesuai kebutuhan pasar dan standar operasional. Hasil redesain ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, serta mendorong inovasi dan keberlanjutan sektor pertanian di kalangan UMKM.
References
[1] N. Maharani, D. Koestiono, and R. Dwiastuti, “ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF KOMODITAS JAGUNG (Zea mays L.) DI KABUPATEN KEDIRI (COMPARATIVE ADVANTAGE ANALYSIS OF MAIZE (Zea mays L.) IN KEDIRI REGENCY),” AGRISE Agric. Sosio-Economics J., vol. 14, no. 3, pp. 167–181, 2014.
[2] B. H. yim Mochammad Umar Faruq, “RANCANG BANGUN MESIN PEMIPIL JAGUNG SEMI-OTOMATIS DILENGKAPI BLOWER Budihardjo Achmadi Hasyim Abstrak,” vol. 05, pp. 59–65, 2018.
[3] Putri Maulida, Muryani Muryani, and Andhita Risko Faristiana, “Dampak Perkembangan Teknologi Pertanian Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Kabupaten Madiun,” Student Sci. Creat. J., vol. 1, no. 4, pp. 349–365, 2023, doi: 10.55606/sscj-amik.v1i4.1650.
[4] B. Syahri, A. Arafat, and Mulianti, “Inovasi teknologi pertanian melalui mesin perontok biji jagung di kenagarian parit,” BERNAS J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 229–240, 2023.
[5] R. Chadry, I. Nur, and D. Budiman, “Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung Menggunakan Sistem Poros Pemipil Dengan Rantai Perontok,” J. Tek. Mesin, vol. 15, no. 2, pp. 127–132, 2022, doi: 10.30630/jtm.15.2.923.
[6] S. Uslianti, T. Wahyudi, M. Saleh, and S. Priyono, “Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung Untuk Meningkatkan Hasil Pemipilan Jagung Kelompok Tani Desa Kuala Dua,” J. ELKHA, vol. 6, no. 1, pp. 2–6, 2014.
[7] R. Mustapa, R. Djafar, and S. Botutihe, “Rancang Bangun Dan Uji Kinerja Mesin Pemipil Jagung Mini Type Sylinder,” J. Teknol. Pertan. Gorontalo, vol. 5, no. 1, pp. 9–16, 2020, doi: 10.30869/jtpg.v5i1.544.
[8] Kaharudin and B. D. Hariprihadi, “Rancang Bangun Mesin Pencacah Pakan Ternak Kapasitas 50 kg/jam,” Sigmat – J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 01, no. 02, pp. 1–8, 2021.
[9] F. R. Ramadhan and A. sulhan Fauzi, “Rancang Bangun Rangka Mesin Pencetak Pelet Kapasitas 40 Kg/ Jam,” J. Mesin Nusant., vol. 5, no. 1, pp. 74–85, 2022, doi: 10.29407/jmn.v5i1.17721.
[10] S. A. D. RIKI, “PERANCANGAN MESIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK,” 2020.
[11] A. I. Utomo, T. Mesin, and F. Teknik, “Perancangan Mesin Pemipil Jagung,” vol. 16, no. 1, pp. 17–23, 2023, doi: https://doi.org/10.30630/jtm.16.1.1100.
[12] M. Sean Hendito, D. Joachim, H. Tanujaya, and S. Yamin Lubis, “Analisis Kekuatan Rangka Batang Komponen Mesin Press Kemasan Minuman Logam Non Ferro,” Poros, vol. 17, no. 2, pp. 105–110, 2021, doi: 10.24912/poros.v17i2.20044.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Dendy Rurianto, Ah. Sulhan Fauzi
