Pembangunan Ontology Berbasis Metode Methontology Untuk Domain Tuberculosis
PDF

Keywords

Basic
Knowledge Base
Ontology
Query
Repository
Semantic
Tuberculosis

How to Cite

Triyoga, K. W. ., Cahyani, D. E. ., & Sihwi, S. W. . (2021). Pembangunan Ontology Berbasis Metode Methontology Untuk Domain Tuberculosis. Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 3(1), 047–054. Retrieved from https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/512

Abstract

Aplikasi knowledge base untuk penyakit tuberculosis seperti repository telah banyak dikembangkan. Pada  pengaplikasiannya,  metode  yang  digunakan  kebanyakan  menggunakan  metode  konvensional  yang  memiliki banyak keterbatasan dalam representasi pengetahuan. Ontology adalah ide baru dalam penerapan pengetahuan yang lebih jelas dan kompleks dibandingkan menggunakan metode konvensional. Selain itu ontology juga memiliki kelebihan dalam  semantic  basic  query dibandingan dengan  metode  konvensional.  Hasil dari  penelitian  ini  adalah  sebuah ontology yang mampu menjadi dasar penerapan knowledge penyakit tuberculosis.

PDF

References

Berners-Lee, T. (1998). Design Issues.

Ginting, M. B. (2010). Pengembangan Sistem Repository Pengetahuan. Perpustakaan Pertanian, vol.19.

Gómez-Pérez, F.-L. M. (November 2003). Advanced Information and Knowledge Processing series. Ontological Engineering, ISBN 1-85233-551-3.

Gruber, T. (1993). Knowl Acquisit. A translation approach to portable ontology specifications., 5:199–220.

Guarino, C. a. (1993). An Ontology of Meta- Level Categories.

Heni Jusuf, A. A. (2015). PERANCANGAN REPOSITORY PENGETAHUAN BERBASIS ONTOLOGY UNTUK MENGIDENTIFIKASI TUMBUHAN OBAT MENGGUNAKAN KUNCI DETERMINASI. Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia.

Kementrian Kesehatan RI. (2011). Laporan Situasi Terkini Perkembangan Tuberculosis Di Indonesia 2011. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

McGuinness, N. F. (2000). An Environment for Merging and Testing Large Ontologies. Principles of Knowledge Representation and Reasoning.

Misnadiarly. (2006). Mengenal, Mencegah, Menanggulangi TBC Paru, Ekstra Paru, Anak, dan Pada Kehamilan. Edisi-1. Jakarta: Pustaka Populer Obor.

Murugavell Pandiyan, Osama El-Hassan, Amar Hassan Khamis, Pallikonda Rajasekaran. (2016). ONTOLOGY WITH SVM BASED DIAGNOSIS OF TUBERCULOSIS AND STATISTICAL ANALYSIS. International Journal of Medical and Health Sciences Research, 37-43.

Neches, R. F. (1991). Enabling technology for knowledge sharing. Enabling technology for knowledge sharing.

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat: Ilmu & Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

park, J., Sung, K., & Moon, S. (June. 2010). Using the Methontology Approach to a Graduation Screen Ontology Development: An Experiental Investigation of the Methontology Framework. Asia Pacific Journal of Information System, Vol.20 No.2.

WHO (2013). Definition and Reporting Framework for Tuberkulosisi. Geneva: WHO Press.

Wibowo. (2008). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Wicaksana, I. W. (2004). Survey dan Evaluasi metode Pengembangan Ontology.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2020 Khavid Wasi Triyoga, Denis Eka Cahyani, Sari Widya Sihwi

Downloads

Download data is not yet available.