ARCHITECTURE AS WELL AS ISPS TO REVIEW THE INTER-CONNECTIVITY CROSSING IPV 6 INTERNET
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v1i1.420Abstract
IPv6 merupakan Internet Protocol (IP) dalam beberapa tahun kedepan akan menggantikan posisi IPv4 dikarenakan ketersediaan kapasitas dari alamat IPv4 yang hampir habis seiring dengan banyaknya pengguna gadget serta teknologi berbasis IP lainnya. Dibandingkan dengan IPv4, IPv6 jauh lebih baik dari segi kapasitasnya yang sangat besar, sekuritas, dan dari segi mobilitasnya. Maka akan terjadi evolusi dari IPv4 ke IPv6 secara signifikan dengan kondisi awal IPv4 yang menjadi mayoritas dibandingkan dengan protokol IPv6, sedangkan dalam perkembangan berikutnya IPv6 yang akan menjadi lebih dominan untuk dipakai secara umum di dunia. Pemesanan IP saat ini dapat dilakukan oleh sebuah lembaga IANA (Internet Assigned Numbers Authority) yang ditentukan berdasarkan wilayah. Dalam pengimplementasian terhadap layanan ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan yang berbeda versi IP dengan client dan server serta menggunakan mekanisme tunneling dan dual stack. Dalam evolusi inilah teknik konversi dari IPv4 ke IPv6 sangat dibutuhkan serta membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Arsitektur ISP memungkinkan pengguna untuk menggunakan tunneling sangat diperlukan dan mekanisme terjemahan di bawah entitas keputusan yang mengidentifikasi kebutuhan paket. Kesimpulannya implementasi dengan menggunakan mekanisme 6in4 / 6to4 untuk melakukan tunneling dengan dukungan dari tunnel broker online dengan Hurricane Electronics dan mekanisme terjemahan NAT64 / DNS64. Hal ini merupakan Arsitektur ISP terbaru untuk antar koneksi di jaringan hybrid
Keywords:
Arsitektur ISP, Dual Stack, Jaringan Hybrid, IPv4, IPv6, Tunneling##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
T. Saraj, M. Yousaf, S. Akbar, A. Qayyum, and M. Tufail, “ISP independent architecture (IIA) for IPv6 packet traversing and inter-connectivity over hybrid (IPv4/IPv6) internet,” in Procedia Computer Science, 2014, vol. 32, pp. 973–978.
S.-J. Yoon, “Performance Comparison of 6to4, 6RD, and ISATAP Tunnelling Methods on Real Testbeds,” Int. J., vol. 2.
E. Nordmark and R. Gilligan, “Basic transition mechanisms for IPv6 hosts and routers,” RFC 4213.
B. Carpenter and K. Moore, “RFC 3056: Connection of IPv6 domains via IPv4 clouds,” Domain Name Syst., vol. 12.
W. Townsley and O. Troan, “IPv6 Rapid Deployment on IPv4 Infrastructures (6rd)--Protocol Specification,” RFC 5969, 2010.
B. Carpenter and C. Jung, “Transmission of IPv6 over IPv4 domains without explicit tunnels,” RFC 2529.
F. Templin, “Intra-site automatic tunnel addressing protocol (ISATAP),” 2008.
C. Huitema, “Teredo: Tunneling IPv6 over UDP through network address translations (NATs),” 2006.
M. Bagnulo, “RFC 6146: Stateful NAT64: Network Address and Protocol Translation from IPv6 Clients to IPv4 Servers,” IETF, 2011.
M. Bagnulo, “DNS64: DNS Extensions for Network Address Translation from IPv6 Clients to IPv4 Servers,” Internet Eng. Task Force RFC, vol. 6147, 2011.
B. Huang, “Dual Stack Hosts Using‘ Bump-In-the-Host’(BIH),” RFC 6535, Internet Eng. Task Force, 2012.
“Hurricane Electronics Internet Services.” [Online]. Available: http://www.he.net.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Michael Sonny, Harry Dhika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License