MODEL TRANSPORTASI TERPADU KOTA BANDUNG BERBASIS RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID)

Authors

  • Irawan Afrianto Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Indonesia
  • Hanhan Maulana Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Indonesia
  • Richi Dwi Agustia Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/inotek.v1i1.392

Abstract

Bus dan Kereta Api adalah contoh dari sekian banyak moda transportasi publik yang dapat digunakan oleh masyaraka. Di kota Bandung kurangnya jumlah transportasi public tersebut  mengakibatkan penumpukan penumpang sering terjadi di jam-jam sibuk seperti pagi hari atau jam-jam pulang kantor. Antrian panjang di loket-loket pembelian tiket dan maraknya calo adalah faktor ketidaknyamanan pengguna transportasi public. Kendala tersebut mengakibatkan warga masyarakat cenderung lebih memilih menggunakan transportasi pribadi  sehingga menimbulkan kemacetan. Solusi untuk mengatasi menumpuknya penumpang dan antrean panjang di loket-loket sarana transportasi publik adalah penerapan teknologi RFID card pada sistem ticketing Penggunaan RFID card diharapkan mampu  mengubah sistem ticketing yang di anggap kurang efektif, sehingga warga hanya membutuhkan satu kartu pembayaran untuk semua jenis kendaraan umum baik bus maupun kereta api. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu menggambarkan kondisi permasalahan transportasi di kota Bandung – khususnya untuk angkutan umum bus dan kereta api, mengusulkan suatu model sistem transportasi terpadu menggunakan sistem dan teknologi informasi RFID serta memberikan usulan perbaikan rute/trayek angkutan publik agar dapat mengatasi perpindahan penumpang dari berbagai moda transportasi (Bus - kereta Api atau sebaliknya)

Keywords:

Model Transportasi Terpadu, RFID, Sistem Tiket, Ticketing, Transportasi

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

. Yusup, Moch., dan Miharja,Miming. 2013. Kajian Potensi Peningkatan Pelayanan Stasiun Cicalengka. Jurnal Internal Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB Volume 2 Nomor 2 Juli 2013 Hal. 301-307, Bandung.

. Ariansyah, Kasmad. 2012. Minat masyarakat terhadap layanan Near Field Communication (NFC) komersial di Indonesia publik interest on commercial near field communication (nfc) service in Indonesia. Jakarta.

. Dudi, Budiman. 2009. Penentuan Struktur Dan Besar Tarif Trans Metro Bandung Koridor Jalan Soekarno Hatta Berdasarkan Pola Pergerakan Dan Kemampuan Membayar Masyarakat. Bandung.

. Tamin, Ofyar Z. 2000. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. ITB. Bandung.

. Miro, Fidel. 2002. Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta.

. Morlok, E. K. 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta.

Downloads

Published

2020-12-23

How to Cite

MODEL TRANSPORTASI TERPADU KOTA BANDUNG BERBASIS RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID). (2020). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 1(1), 127-136. https://doi.org/10.29407/inotek.v1i1.392