Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Tomat Menggunakan Metode Certainty Factor
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v5i2.1134Abstract
Solanum Lycopersicum atau biasa dikenal dengan nama Tomat, merupakan jenis tanaman yang banyak dibudidayakan oleh petani saat ini. Faktor linkungan, dan daya jual yang stabil menjadi alasan tanaman ini digemari oleh petani di Indonesia. Walaupun begitu, bukan berarti tanaman tomat tidak memiliki kendala dalam proses pembudidayanya. Penyakit seperti Busuk Daun, Layu Fusarium, Layu Bakteri, dan Hawar Daun masih menjadi faktor utama penghambat menurunya hasil dan kualitas panen tomat di Indonesia. Hal ini dikarenakan petani belum mengerti mengenai diagnosa yang benar akan suatu penyakit yang terdapat pada tanaman Tomat. Kesalahan diagnosa penyakit yang dilakukan nantinya akan berakibat pada pemberian pestisida yang tidak tepat menyebabkan terjadinya kerusakan atau gagal panen pada tanaman tomat.. Pada penanganan diagnosa penyakit pada tomat ini, diperlukan konsultan pertanian yang mampu mendiagnosa penyakit tomat secara akurat. Dalam penelitian ini, sistem pakar diagnosa penyakit tanaman tomat dibangun untuk menentukan diagnosa penyakit, serta memberikan solusi dan saran terhadap suatu penyakit yang ada berdasarkan gejala yang dipilih. Metode yang digunakan pada sistem pakar ini adalah Certainty Factor. Metode ini dipilih, karena Certainty Factor mengukur nilai kepastian dari suatu hipotesa terhadap suatu fakta. Nilai tersebut dibedakan menjadi dua yaitu, MB dan MD. Hasil dari penerapan metode certainty factor pada sistem pakar diagnosa penyakit tanaman tomat dengan contoh kasus diagnosa penyakit busuk daun dengan memilih gejala yang sesuai didapatkan hasil persentasi nilai sebesar 95%, dengan demikian dapat diartikan penggunaan metode ini sangat mungkin untuk menyelesaikan permasalahan diagnosa penyakit tomat.
Keywords:
Certainty Factor, Penyakit, Sistem Pakar, Tanaman Tomat##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
Arifin, M., dan Slamin. 2017. Penerapan Metode Certainty Factor Untuk Sistem Pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit Pada Tumbuhan Tembakau. BERKALA SAINSTEK 2017, V (1):21-28.
Hariyanto, R., dan Sa’adiyah, K. 2018. Sistem Pakar Diagnosis Penyakit dan Hama Pada Tanaman Tebu Menggunakan Metode Certainty Factor. JOINTECS Vol. 3, No.1 : 29-31, Januari 2018.
Bugis, N.R. 2019. Sistem Pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Website. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol 3 No 1.
Kusrini, 2008, Aplikasi Sistem Pakar Menentukan Faktor Kepastian Pengguna dengan Metode Kuantifikasi Pertanyaan, Yogyakarta: Andi Offset.
Yuwono, D., dan Fadlil, A. 2017. Penerapan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Hama Anggrek Coelogyne Pandurata. Kumpulan Jurnal, Ilmu Komputer (KLIK), Volume 04, No.02 : 136-145, September 2017.
Rahmat, T. dkk., 2017, Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Menular Pada Klinik Umum Kebon Jahe Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining, JURNAL SISFOTEK GLOBAL Vol. 7 No. 1. Maret 2017.
Hariyanto, R., dan Sa’adiyah, K. 2018. Sistem Pakar Diagnosis Penyakit dan Hama Pada Tanaman Tebu Menggunakan Metode Certainty Factor. JOINTECS Vol. 3, No.1 : 29-31, Januari 2018.
Sanubari, Yulianton. 2016, Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Pada Tanaman Pohon Jadi Menggunakan Metode Forward Chaining. Dinamika Informatika Vol.8, No.2, Oktober 2016:79-88
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Mochammad Faried Givari El Mirzaq, Risa Halilintar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License