Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Cara Pembuatan Mpasi yang Benar Melalui Program KKN Tematik Kelurahan Manisrenggo

Main Article Content

Jenni Rahma
Erna Yuniati
Syaiful Eriyan Cahyono
Nur Aprilia Fitriyani
Adella Tri Sadewo
Vaela Sukma Ningrum Pratiwi
Ferawati Konda Ngguna
Muhammad Afif Davitra
Ganang Alkeneza
Fitri Rahayu
Rahma Atha Zada Aramitha
Ria Anjeli Safira
Ailin Nurlia
Dini Shalsyabilla Putri
Vivi Ratnawati

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Di Kota Kediri, dari 14.131 balita yang diukur hingga Juni 2025, tercatat 717 balita mengalami stunting. Meskipun prevalensi stunting menurun dari 18,6% pada tahun 2024 menjadi 17,6% pada tahun 2025 berdasarkan data SKI 2023 dan SSGI 2024, jumlah balita stunting masih tergolong signifikan. Di Kelurahan Manisrenggo masih ditemukan balita dengan status stunting, yaitu 12 balita kategori pendek dan 4 balita kategori sangat pendek berdasarkan data posyandu. Program KKN Tematik dilaksanakan sebagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang benar dengan sasaran ibu hamil dan ibu balita. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) melalui tahap observasi, koordinasi dengan kelurahan dan puskesmas pembantu, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Januari 2026 di Balai Kelurahan Manisrenggo melalui ceramah, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan MPASI berbasis pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting, pemantauan pertumbuhan anak, dan keterampilan penyediaan makanan bergizi.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Cara Pembuatan Mpasi yang Benar Melalui Program KKN Tematik Kelurahan Manisrenggo. (2026). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 3, 783-793. https://doi.org/10.29407/1zf8dy50

References

Kementrian Kesehatan Ri, Petunjuk Teknis Penyusunan Dan Pelaksanaan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Percepatan Pencegahan Stunting. 2021. [Online].Available:Https://Stunting.Go.Id/Wp-Content/Uploads/2021/11/Juknis-Implementasi-Kpp-Stunting_Buku-2_Isbn.Pdf

A. Muhawarman, “SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%,” Kementrian Kesehatan Indonesia, 2025. [Online]. Available: Https://Kemkes.Go.Id/Id/Ssgi-2024-Prevalensi-Stunting-Nasional-Turun-Menjadi-198

Tp2s, “Kediri Perkuat Inovasi Dan Kolaborasi Atasi Stunting,” Kementerian Sekretariat Negara RI Sekretariat Wakil Presiden. 2025 [Online]. Available: Https://Stunting.Go.Id/Kediri-Perkuat-Inovasi-Dan-Kolaborasi-Atasi-Stunting/

Y. Haskas, “Gambaran Stunting Di Indonesia: Literatur Review,” J. Ilm. Kesehat. Diagnosis, Vol. 15 Nomor 2, 2020.

Azizah, G. N., Dwiyanti, R. W., Prahestu, T. V., et al. (2025). Pelatihan cegah stunting sejak dini dengan MPASI ala Kemenkes pada ibu balita di Desa Gambaran. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 576–580.

Wardana, L. A., Amanullah, M. A., Yulianingsih, W., et al. (2023). Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi pada anak melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan MPASI. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 308–312.

Prastiwi, R. S., Qudriani, M., & Andari, I. D. (2021). Peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini dan pencegahan stunting pada balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 2(3), 225–230.

Dahlan, A., Helda, Cumayunaro, A., Marlia, S., & Komalasari, W. (2025). Peningkatan pemahaman keluarga dalam upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi bayi dan balita. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(8), 3855–3862.

Naja, F. N., Ramadhani, N. F., & Askaffi, T. M. (2022). Penanggulangan stunting melalui peningkatan partisipasi masyarakat dengan sosialisasi dan edukasi stunting di Desa Sukorejo. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 19–25.

Huriah, T., Larasati, Y., Sudyasih, T., Sutantri, & Susyanto, B. E. (2020). Pendidikan ibu berbasis masyarakat (PIBM) dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pemenuhan gizi balita stunting. Jurnal Solma, 9(2).