Integrating Rap Kerapan Sapi in Co-Curricular Learning to Build Pancasila Profile at SMPN 8 Pamekasan

Authors

  • Muhammad Taufiqul Hidayat Universitas Nusantara PGRI Kediri Author

DOI:

https://doi.org/10.29407/t3s0nz23

Keywords:

Pancasila Profile, , Rap Kerapan Sapi, , Co-Curricular Learning,, Local Wisdom, , Character Education

Abstract

This study analyzes the integration of the traditional game Rap Kerapan Sapi into co-curricular learning at SMPN 8 Pamekasan to build the dimensions of the Pancasila Profile. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with the P5 coordinator, PJOK teacher, curriculum staff, and students, along with participatory observation. Findings show that Rap Kerapan Sapi significantly constructs independence, mutual cooperation (gotong royong), critical reasoning, sportsmanship, and creativity. Independence is realized through students' autonomous role deliberation; cooperation and critical reasoning develop through team coordination and mutual trust; while sportsmanship and creativity emerge through strategy development and adaptation. Teachers' facilitative approach—granting discussion freedom while guiding the process—proved optimal. This study offers insight into local wisdom as an effective medium of character education, positioning authentic cultural experience at the center of internalizing Pancasila values, while shifting student interest from online gaming toward healthy physical activity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. A. Agustinaningrum, N. M. N. Sabrina, N. Kuswanti, and D. Krisdiyanti, “Inovasi pendidikan berbasis proyek: Implementasi diorama kota ramah lingkungan dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” Dedikasi Journal of Community Engagement and Empowerment, vol. 2, no. 2, pp. 56–63, 2024, doi: 10.58706/dedikasi.v2n2.p56-63.

[2] T. Wiyoko, Megawati, and Z. Habibi, “Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila menggunakan model problem based learning untuk guru sekolah dasar,” Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), vol. 4, no. 1, pp. 173–181, 2023, doi: 10.52060/jppm.v4i1.1144.

[3] A. M. Diputera, S. H. Damanik, and V. S. Wahyuni, “Evaluasi kebijakan pendidikan karakter Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum prototipe untuk pendidikan anak usia dini,” Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, vol. 8, no. 1, pp. 1–12, 2022, doi: 10.24114/jbrue.v8i1.32650.

[4] M. F. A. Rivai, B. Mengge, and R. Syam, “Dimensi karakter dan tantangan dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah tinjauan sosiologis,” Jurnal Sosiologi Nusantara, vol. 9, no. 2, pp. 119–146, 2023, doi: 10.33369/jsn.9.2.119-146.

[5] S. R. Ratnawati and R. Y. H. Umah, “Konstruksi Profil Pelajar Pancasila dalam bingkai Kurikulum Merdeka pada jenjang pendidikan dasar,” Ibriez Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 2024, doi: 10.21154/ibriez.v9i1.702.

[6] Suttrisno and F. Z. Rofi’ah, “Integrasi nilai-nilai kearifan lokal guna mengoptimalkan Projek Penguatan Pelajar Pancasila Madrasah Ibtidaiyah di Bojonegoro,” Pionir Jurnal Pendidikan, vol. 12, no. 1, 2023, doi: 10.22373/pjp.v12i1.17480.

[7] Iqbal and Syafriadi, “Integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran PPKn untuk meningkatkan sikap moral siswa,” Paedagogie, 2025, doi: 10.31603/paedagogie.v20i2.15426.

[8] Patmaniar, Jumarniati, Hardiana, Taufiq, and M. R. Baharuddin, “Pengembangan modul ajar digital berbasis augmented reality terintegrasi Profil Pelajar Pancasila,” Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, vol. 4, no. 3, pp. 2056–2071, 2024, doi: 10.51574/jrip.v4i3.2134.

[9] J. B. J. Jiwangga, “Dimensi nasionalisme dan relevansi Profil Pelajar Pancasila dalam film Payung Fantasi sebagai sumber nilai pendidikan karakter,” Ghancaran Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, vol. 5, no. 1, 2023, doi: 10.19105/ghancaran.v5i1.7724.

[10] A. Nurulita and D. Mustika, “Strategi guru dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial,” Murhum Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, pp. 399–410, 2024, doi: 10.37985/murhum.v5i2.884.

[11] B. Handoko, A. Mustadi, and Y. Febrilia, “Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SD Negeri 1 Bantul,” Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 8, no. 5, pp. 876–892, 2024, doi: 10.31004/obsesi.v8i5.6126.

[12] I. Nurasiah, A. Marini, M. Nafiah, and N. Rachmawati, “Nilai kearifan lokal: Projek paradigma baru program sekolah penggerak untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila,” Jurnal Basicedu, vol. 6, no. 3, pp. 3639–3648, 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2727.

[13] M. Sari, “Integrasi model project based learning dan Profil Pelajar Pancasila dalam penerapan Kurikulum Merdeka,” Jurnal Dimensi, 2024, doi: 10.33373/dms.v13i2.6687.

[14] S. Y. Rahmawati, Wijianto, and Y. Ariana, “Pengintegrasian Profil Pelajar Pancasila dalam mata pelajaran PPKn melalui desain pembelajaran menggunakan model pembelajaran VCT,” Research Fair Unisri, 2023, doi: 10.33061/rsfu.v7i1.8364.

[15] S. Hadi and R. F. Nadlifah, “Realitas bernalar kritis elemen Profil Pelajar Pancasila wacana membaca buku teks Bahasa Indonesia sekolah dasar,” Jurnal Pendidikan Riset dan Konseptual, vol. 7, no. 4, p. 598, 2023, doi: 10.28926/riset_konseptual.v7i4.829.

[16] W. Y. Santoso, “Penerapan Profil Pelajar Pancasila melalui problem based learning di Sekolah Menengah Pertama Kha Thohir,” De Cive Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 4, no. 8, pp. 282–290, 2024, doi: 10.56393/decive.v4i8.2466.

[17] I. Kholid, R. Rahayu, M. H. Fathony, R. Anwar, Nurhadi, and Nugraha, “Strategi dan tantangan integrasi nilai antikorupsi dalam Kurikulum Merdeka: Kajian sistematik literatur,” Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, vol. 12, no. 2, pp. 487–497, 2025, doi: 10.38048/jipcb.v12i2.5378.

Downloads

Published

2026-09-26

How to Cite

Integrating Rap Kerapan Sapi in Co-Curricular Learning to Build Pancasila Profile at SMPN 8 Pamekasan. (2026). Panji International Conference on Sport, Education, Management and Economics, 1(01), 475-486. https://doi.org/10.29407/t3s0nz23