Identifikasi Ketidaksesuaian Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMA Kota Kediri
PDF

Keywords

Ketidaksesuaian
Layanan bimbingan dan konseling
SMA
Kota Kediri

How to Cite

Gumilang, G. S. . (2022). Identifikasi Ketidaksesuaian Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMA Kota Kediri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 2(1), 43–47. https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v2i1.2991

Abstract

Bimbingan dan konseling sangat diperlukan disekolah, terutama pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Konselor (Guru BK) harus membantu memandirikan karena banyak siswa yang membutuhkan layanan Bimbingan dan konseling (BK) baik untuk konsultasi, mencari informasi perguruan tinggi, konseling mengenai permasalahan pribadi, sosial, belajar maupun karir. Konselor (Guru BK) juga memiliki tugas untuk mengadakan dukungan sistem dan alih tangan kasus bagi siswa yang mengalami permasalahan, namun dalam pelaksanaanya juga masih banyak mengalami kendala, diantaranya (1) kurangnya penghargaan, (2) minimnya sarana prasarana, (3) tugas overload & bukan ranah BK, (4) pemerataan evaluasi, (5) senioritas, (6) BK adalah TPA (Tempat Pembuangan mAsalah), (7) kinerja konselor (guru BK) tidak maksimal, (8) tidak ada evaluasi, (9) sedikit literatur, (10) tidak empati.

https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v2i1.2991
PDF

References

Gunarsa, S.D. (1995). Psikologi Praktis: Anak, Remaja, dan Keluarga. Jakarta: Gunung Mulia.

García López, M.L., Aramburuzabala, P.H., Cerrillo, M.R. (2016). The Role of the School Counselor in Service-Learning. International Journal of Research on Service-Learning and Community Engagement. 4(1), 2374-9466. https://journals.sfu.ca/iarslce/index.php/journal/article/view/270/180.

Ikiz, F.E. (2009). Investigation of counselor empathy with respect to safe schools. Procedia Social and Behavioral Sciences, 1, 2057–2062. https://core.ac.uk/download/pdf/82260656.pdf.

Kuhn, T. L., Gordon, V. N., & Webber, J. (2006). The advising and counselling continuum: triggers for referral. NACADA Journal, 26(1), 24-31. http://www.nacadajournal.org/doi/10.12930/02719517-26.1.24.

Maslow, A. H. (1987). Motivation and personality (3rd ed.). Boston, MA: Addison-Wesley.

Mappiare, A. (2008). Pengantar Konseling dan Psikoterapi (Edisi ke-2). PT Raja Grafindo: Jakarta

Marmarosh, C. L. & Kivlighan, D. M. Jr. (2012). Relationships among client and counselagreement about the working alliance, session evaluations, and change in cliensymptoms using response surface analysis. Journal of Counseling Psychology, 59(3), 352-367. http://psycnet.apa.org/record/2012-17949-001.

Steen, S., O’Keefe, A. L., Griffin, D. & Routzahn, K. (2012). Service-learning and classroomguidance: A program for elementary students. Journal of School Counseling, 10(2), 31. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ978858.pdf.

Suhaimi, A.W., Marzuki, N.A., & Mustaffa, C.S. (2014). The Relationship between Emotional Intelligence and Interpersonal Communication Skills in Disaster Management Context: A Proposed Framework. In International Conference on Communication and Media 2014 (i-COME’14), 110-114. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.10.265

Zhoue, Q, Eisenberg, N., Losova, S.H, Fabes, R.A, Reiser, M., Guthrie, I.K., Murphy, B.C., Cumberland, A.J., Sherpard, S.A. (2003). The relations of parental warmth and positive expressiveness to children’s empathy-related responding and social functioning: A longitudinal study. Child Development. 73(1), 893-915. https://srcd.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1467-8624.00446.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2023 Galang Surya Gumilang

Downloads

Download data is not yet available.