Implementasi Nilai Toleransi dalam Keberagaman Budaya Masyarakat Kelurahan Pakelan, Kota Kediri
Main Article Content
Abstract
Kelurahan Pakelan di Kota Kediri merupakan kawasan heritage dan pecinan yang memiliki karakteristik multikultural yang kuat, namun tetap menyimpan potensi gesekan sosial akibat perbedaan latar belakang etnis yang kompleks. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai toleransi dan kohesi sosial melalui pemanfaatan aset budaya lokal sebagai instrumen integrasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan observasi mendalam, dialog kolaboratif, serta fasilitasi wacana seni budaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa upaya membuka ruang perjumpaan melalui dialog antara kelompok kesenian Barongsai dan Jaranan mampu menjadi langkah awal yang efektif bagi warga. Kegiatan ini berfungsi sebagai media interaksi lintas budaya untuk mengenali filosofi masing-masing dan memetakan potensi integrasi sosial. Implementasi toleransi terlihat dari keterbukaan komunitas dalam mendiskusikan rencana kolaborasi bersama, yang pada akhirnya menunjukkan peluang kuat bagi penguatan struktur keharmonisan sosial di kawasan Kelurahan Pakelan melalui pelestarian budaya lokal.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
How to Cite
References
Al-Zadjali, Z. (2024). The Significance of Art in Revealing a Culture’s Identity and Multiculturalism. Open Journal of Social Sciences, 12(01), 232–250. https://doi.org/10.4236/jss.2024.121015
Chaniado Anggara, R., & Izdiyan Muttaqin, M. (2025). Kehidupan Sosial dan Dinamika Domestik Keluarga di Timur Tengah: Sebuah Analisis Historis, Sosiokultural, dan Teoretis. https://doi.org/10.71242/0yqjn912
Chofsoh, Z. A. (2024). Kesenian dan kearifan lokal Barongsai: Menjadikan toleransi yang kuat antar beragama. Dalam Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN (Vol. 2, Nomor 6). http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Fadil Mas’ud, Alfret Benu, Wihelmina Ruli Loo, Kristina Desita Angul, Emirenciana Aek Bria, Suriyanti RamadhaniSoemowinoto, & Angel Stefanie Nafa. (2025). 92.+Fadil+Mas’ud,+et.al_(280-292) (1).
Fathoni, T. (2024). JCD Journal Of Community Development and Disaster Management Konsep Solidaritas Sosial dalam Masyarakat Modern perspektif Émile Durkheim The Concept of Social Solidarity in Modern Society: Émile Durkheim’s Perspective. 6. https://doi.org/10.37680/jcd.v6i2.6402
Nurhadi1, A., Budhi1, S., & Nurhadi, A. (2025). Huma: Jurnal Sosiologi KESENIAN MASUKKIRI SEBAGAI MEDIA INTEGRASI SOSIAL DAN NILAI KEISLAMAN KOMUNITAS BUGIS
PAGATAN. https://doi.org/10.20527/h
Prasetya Pertiwi, E., Zulkarnain Ali, A., Pudjiastuti Sartinah, E., & Negeri Surabaya, U. (2025). Filosofi dan Prinsip Dasar Pendidikan Inklusi: Implikasi terhadap Masalah Sosial Masyarakat. Dalam Didaktika: Jurnal Kependidikan (Vol. 14, Nomor 1). https://jurnaldidaktika.org329
Sa’diyah, C., Sofina, K., Fathir, M. A., Sakti, R. A., & Zuhri, S. (2024). Toleransi Menjadi Kunci Kehidupan Bernegara. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 13. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.114
Sahfutra, S. A., Supartiningsih, & Utomo, A. H. (2025). SHARING SPACES BETWEEN MAJORITIES AND MINORITIES: Negotiations of Muslim Communities in North Sumatra in Shaping a New Multiculturalism from a Social Philosophy Perspective. Miqot: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 49(1), 92–116. https://doi.org/10.30821/miqot.v49i1.1345
Widiyanto, J. N. F., Salsabila, I. M., Saragih, J. D., & Pandin, M. G. R. (2022). Faktor yang Memengaruhi Tingkat Pluralisme Kaum Muda di Era Digital. JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora), 6(2), 55. https://doi.org/10.30595/jssh.v6i2.12763
Yasin, M., & Cikusin, Y. (2025). KAJIAN PERKEMBANGAN MASYARAKAT
MULTIKULTURAL DALAM DIMENSI HORIZONTAL. Dalam Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (Vol. 6, Nomor 2). https://ejurnals.com/ojs/index.php/jptp