Re-Branding UMKM Tahu Sis Melalui Program KKN-T Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Di Kelurahan Tinalan

Main Article Content

nazwa shalsabilla rahma
Isfauzi Hadi
Fara Febrianti
Farikha Andini
Arie Rahma
Nur Ihsan
Abdullah Miqdam
Lutfia Windy
Savira Leyla
Fauzan Putra
Nadia Fika

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui program KKN-T ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dan kemampuan bersaing usaha kecil menengah pembuatan tahu sis di Kelurahan Tinalan dengan menggunakan strategi merebranding produknya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra mencakup kurangnya identitas merek yang jelas, kemasan yang tidak menarik dan tidak menyertakan informasi produk, serta metode pemasaran yang masih terbatas. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan cara mengamati, melakukan wawancara, memberi sosialisasi, membantu desain logo dan kemasan, serta mengevaluasi secara partisipatif. Hasilnya menunjukkan bahwa para pelaku usaha semakin paham betapa pentingnya branding, dan telah terbentuk logo, kemasan baru, serta stempel usaha sebagai identitas produk. Re-branding ini memberi manfaat lebih, meningkatkan kesan profesional, serta membuka kesempatan untuk memperluas pasar, sehingga membantu memperkuat perekonomian lokal yang didasarkan pada potensi daerah.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Re-Branding UMKM Tahu Sis Melalui Program KKN-T Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Di Kelurahan Tinalan. (2026). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 3, 127-137. https://doi.org/10.29407/1wmna586

References

1. Dr.Harmono, M. S. (2019). Kajian Potensi Ekonomi & Akses Keuangan Daerah Kota Kediri Tahun 2019.

2. Feni Dwi Anggraeni, Imam Hardjanto, A. H. (n.d.). JPENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI FASILITASI PIHAK EKSTERNAL DAN POTENSI INTERNAL 6WXGL .DVXVSDGD.HORPSRN 8VDKD3(PSLQJ-DJXQJ´GL .HOXUDKDQ 3DQGDQZDQJL Kecamatan Blimbing, Kota Malang). 1(6), 1286–1295.

3. Firdausya, L. Z., Ompusunggu, D. P., Pembangunan, J. E., Raya, U. P., & Raya, U. P. (2023). Usaha mikro kecil dan menengah (umkm) di era digital abad 21 micro, small and medium enterprises (msme) the digital age of the 21. 1(3), 14–18.

4. Karina, A. (2020). Peran modal sosial terhadap pengembangan one village one product (ovop) (studi pada produsen tahu di kampung tahu, desa tinalan kecamatan pesantren kota kediri).

5. Sihaloho, R. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Preeklamsia Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Di Kelurahan Tinalan Kota Kediri The Effect Of Health Education About Preeclampsia On The Knowledge Of Women Of Reproductive Age In Tinalan Village , Kediri City. 6(August 2023), 36–45.

6. Umkm, D. I., Latar, S., Malang, T., & Taloen, L. (2022). PEMBUATAN LOGO SEBAGAI CORPORATE IDENTITY UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS MENGGUNAKAN CORELDRAW X7. 13–18.

7. Apriyanti, M. E. (2018). Pentingnya Kemasan Terhadap Penjualan Produk Perusahaan. sosio e-kons, 20-27.

8. Fahriana Nurrisa, D. H. (2025). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Strategi, Tahapan, dan Analisis Data. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 793-800.

9. Hery Purnomo, S. D. (2021). Minat Beli Sebagai Mediasi Pegaruh Persepsi Harga, Citra Merek dan Celebrity Endoser Pada Keputusan Pembelian Busana Merek 3secound. jurnal ilmiah Manajemen, 138-150.

10. Oscario, A. (2013). pentingan peran logo dalam membangun brand. humaniora, 191-202.