Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Tinalan melalui Olahan Minyak Jelantah menjadi Lilin oleh KKN-T UNP Kediri
Main Article Content
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kelurahan Tinalan melalui pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk lilin sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif dan pengurangan limbah rumah tangga. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai dampak lingkungan minyak jelantah, pelatihan pembuatan lilin berbahan dasar minyak jelantah, serta pendampingan dalam proses produksi dan pengemasan produk. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T UNP Kediri dengan melibatkan masyarakat setempat secara aktif. Hasil pengabdiannya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah serta membuka peluang usaha rumah tangga berbasis kreativitas. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
How to Cite
References
1. Aini, D. N., Arisanti, D. W., Fitri, H. M., & Safitri, L. R. (2020). Pemanfaatan minyak jelantah untuk bahan baku produk lilin ramah lingkungan dan menambah penghasilan rumah tangga di Kota Batu. Warta Pengabdian, 14(4), 253–262.
2. Astuti, A. Y., Linarti, U., & Budiarti, G. I. (2021). Pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di bank sampah Lintas Winongo, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Spekta, 2(1), 73–82.
3. Hariana, H., Mardin, H., & Lasalewo, T. (2021). Peranan Mahasiswa Kkn Dalam Melaksakanan Kegiatan Tambahan Di Lokasi Pengabdian Desa Botuwombato. Jurnal Abdimas Terapan, 1(1), 10–16.
4. Ika, W. T., Alfaiz, R. D., Kaka, Y. A., Yaqin, A. H., Hafidzin, F., & Pramitasari, D. A. (2025). Transformasi Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2904–2910.
5. Inayati, N. I., & Dhanti, K. R. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi sebagai alternatif tambahan penghasilan pada anggota Aisyiyah Desa Kebanggan Kec Sumbang. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 160–166.
6. Kenarni, N. R. (2022). Pemanfaatan minyak jelantah dalam pembuatan lilin aromaterapi. Jurnal Bina Desa, 4(3), 343–349.
7. Khotimah, K. (2025). Transformasi Ekonomi Desa Melalui Pemanfaatan Dana Desa Pada Sektor Ekonomi Kreatif. JURNAL ECONOMINA, 4(7), 252–260.
8. Kuncoro, T. W. D., & Harjono, B. (2022). Kajian Budaya Ekonomi Kreatif Di Lima Kecamatan. Jurnal Bengawan Solo : Pusat Kajian Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta, 1(2), 1–15.
9. Marwah, W., & Sulistiyono, P. (2021). Mutu Fisik dan Kimia Minyak Hasil Pemurnian Menggunakan Modifikasi Alat Tabung Pemurnian dengan Adsorben Arang Aktif Kulit Pisang Kepok. Jurnal Teknologi Pangan, 5(2), 49–52.
10. Mere, K., Santoso, M. H., Mutiasari, Rahmawati, H. U., & Harahap, M. A. K. (2023). PERAN EKONOMI KREATIF DALAM MENGGERAKKAN PERTUMBUHAN EKONOMI LOKAL. Communnity Development Journal, 4(6), 12324–12329. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/23250/16301
11. Sibagariang, M. R., Harefa, M. S., Siregar, A. D., Hafidah, D. S., & Tarigan, R. E. (2025). Inovasi Daur Ulang Minyak Goreng Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Solusi Pengurangan Limbah Rumah Tangga. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(12), 18983–18990.
12. Syafitri, A. D. A., & Nisa, F. L. (2024). Perkembangan serta Peran Ekonomi Kreatif di Indonesia dari masa ke masa. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 2(3), 189–198.
13. Syifa, R., Hakim, M. A., Amanda, H. R., & Gilbran, A. (2025). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Produk Kreatifitas dan Inovasi Bisnis. Abdiya: Jurnal Abdi Cindekia Nusantara, 1(6), 100–109.
14. Widhatama, B. S., Rifan, M., Ardelia, V., Rachmawati, D. P., Febriyana, F. E., Saputri, S. A., & Priambodo, B. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Pada PKK Kelurahan Pegirian. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(3), 1324–1335.