Sinergi Drama Bahasa Inggris dan Seni Tari Sebagai Upaya Peningkatan Soft Skills Anak-anak Kelurahan Bawang

Main Article Content

Sasta Alinica Alinica
Mohammad Bagas Fisabilillah
Ahmada Rizal Ilyasa
Rizka Oktaviani
Paulina Eka Saputri
Dhiva Brilyan Sadewa
Ridho Nurdya Adhani Setiawan
Yoab Prio Nugroho
Denis Arzeta Savira
Ratih Wahyuni
Sugiarti
Insania Nastiti
Surya Ningrum
Tutut Indah Sulistiyowati

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan soft skills anak-anak di Kelurahan Bawang melalui pelatihan drama berbahasa Inggris dan seni tari. Program ini dilatar belakangi oleh terbatasnya kegiatan seni kreatif serta rendahnya kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan kerja sama peserta didik. Metode pengabdian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 23 siswa sekolah dasar yang diikuti enam kali pertemuan pelatihan berupa latihan gerak tari, pengucapan dialog sederhana dalam bahasa Inggris, serta pengembangan ekspresi dan kerja kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi, keberanian tampil, kekompakan, serta kemampuan komunikasi dasar dalam bahasa Inggris anak-anak. Selain itu, kegiatan seni pertunjukan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendorong berkembangnya kreativitas, tanggung jawab, serta interaksi sosial anak-anak. Dengan demikian, integrasi drama berbahasa Inggris dan seni tari dapat menjadi alternatif kegiatan edukatif yang efektif dalam mendukung pengembangan soft skills anak-anak di lingkungan masyarakat.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Sinergi Drama Bahasa Inggris dan Seni Tari Sebagai Upaya Peningkatan Soft Skills Anak-anak Kelurahan Bawang. (2026). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 3, 414-422. https://doi.org/10.29407/vt7bzr93

References

1. Andri Irawan. (2023). OPTIMALISASI SOFT SKILL PADA LEMBAGA. 2(4), 872–882.

2. Azis, A. (2021). Tari Simo Gringsing sebagai Media Pembelajaran Seni Tari dalam Melestarikan Kearifan Lokal. Educational: Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 69–83.

3. Deo Ronal dkk. (2025). Peran Mahasiswa KKN Tematik Dalam Membangun Nilai Cinta Tanah Air Melalui Kesenian Karawitan. April, 922–929.

4. Erfina Vernandika Valensia et al. (2023). Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Tari Bermain Pada Anak Usia 5-6 Tahun. 18–24.

5. Hajrah et.al. (2025). Pengembangan Soft Skills Siswa Melalui Pelatihan Drama Di SMP Islam Athirah Makassar. 583–588.

6. Hartinah, S., Nurhayati, N., & Mukhtar, M. (2020). Penerapan Metode Bermain Peran dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(1), 45–52.

7. Hesti Anjani Wau, Darmawan Harefa, R. S. (2022). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Pada Materi Barisan Dan Deret Siswa Kelas Xi Smk Negeri 1 Toma Tahun Pembelajaran 2020/2021. 1(1).

8. Novi Anggita et al. (2025). Peran Drama dalam Pembelajaran Seni Budaya untuk. 1(2), 28–35.

9. Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode Pengumpulan Data Kualitatif. 9, 13074–13086.

10. Rossy Annisa & Siti Ismahani. (2024). Machine Translated by Google Peran Seni Pertunjukan Teater Inggris dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak-Anak Kefasihan dan Keterampilan Komunikasi di Sekolah Perkenalan Machine Translated by Google Konsentrasi bahasa asli yang paling signifikan ditemu. April.

11. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

12. Wahyudi & Ayu Titis. (2024). Karya Seni Kreatif Drama Tari Anak-Anak Sekolah Dasar Pertunjukan Berdasarkan Cerita Rakyat ( Folklore ) Kota Kediri. 10(1), 35–49.

13. Widiastuti, K. S., Ayu, D., & Handayani, P. (2024). Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari Kreasi Terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Kelompok B Taman Kanak- Kanak. 8(3), 418–426.