Penanaman TOGA sebagai Penghijauan Produktif di Kelurahan Jagalan Kediri

Main Article Content

Syailendra Wicaksono
Daffa Shoutul haq
Mohammad Alvian
Sevi Shintia Utami
Febrinta Bima Permata Putra
Bima Ikhsan Noor saputra
Mohammad Mico Hariyanto:
Achime Rahma Arswendya
Hanif Fitrayogi
Arum Sekarwati
Friesca Adelia Riyadi
Galuh Candra Puspita
Ravasta Yoan Pratama

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memanfaatkan lahan permukiman yang terbatas menjadi area hijau produktif melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di RW 01 Kelurahan Jagalan. Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan tanaman obat di lingkungan masyarakat serta ketergantungan terhadap obat kimia untuk keluhan kesehatan ringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tahapan koordinasi dengan pihak kelurahan, observasi lokasi, penentuan jenis tanaman, pelaksanaan penanaman, perawatan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan mahasiswa KKN dan partisipasi masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya kurang termanfaatkan dapat diubah menjadi area hijau yang fungsional. Tanaman yang ditanam meliputi laos, serai, jahe, kunyit, pandan, jeruk purut, kencur, dan bawang dayak. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan estetika lingkungan, bertambahnya ketersediaan tanaman obat keluarga, serta meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA sebagai bagian dari pola hidup sehat berbasis lingkungan.


 


This community service activity aimed to optimize limited residential land into productive green areas through the cultivation of Family Medicinal Plants (TOGA) in RW 01, Jagalan Village. The program was initiated due to the limited use of medicinal plants within the community and the continued reliance on chemical medicines for minor health issues. The method employed a qualitative approach consisting of coordination with local authorities, site observation, plant selection, planting implementation, maintenance, and evaluation. The activity involved university students and active participation from local residents. The results showed that previously underutilized land could be transformed into functional green spaces. The plants cultivated included galangal, lemongrass, ginger, turmeric, pandan leaves, kaffir lime, kencur, and Dayak onion. The program contributed positively by improving environmental aesthetics, increasing the availability of family medicinal plants, and enhancing community knowledge regarding the use of TOGA as part of an environmentally based healthy lifestyle.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Penanaman TOGA sebagai Penghijauan Produktif di Kelurahan Jagalan Kediri. (2026). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 3, 259-265. https://doi.org/10.29407/c6b52m79

References

Anugrah, A., Rusli, A., Aryadhi, A., Astuti, H. P., Santos, H. A. Dos, & Latihfa. (2025). PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN KELUARGA. PROFICIO , 6(2), 697–701. https://doi.org/10.36728/jpf.v6i2.5099

Atmojo, M., & Darumurti, A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 100–109. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.8660

Dewi Susanti, L., Salsabila Azzahra, N., Ansania, A., Tia Larasati, E., Triliyani, I., Khoiriyah, M., Asih, M., Kurniawati, M., Fajar Baharudin Yusuf, M., Hikmah, S., & Ilmi, U. (2024). Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.32332/9y0xk656

Ekor, M. (2014). The growing use of herbal medicines: Issues relating to adverse reactions and challenges in monitoring safety. Frontiers in Neurology, 4 JAN, 66193. https://doi.org/10.3389/fphar.2013.00177

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. (t.t.). Diambil 13 Februari 2026, dari https://jurnal.unpad.ac.id/pkm/index

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement). (t.t.). Diambil 13 Februari 2026, dari https://journal.ugm.ac.id/jpkm/index

Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat. (t.t.).

Peningkatan, U., Masyarakat, K. M., Purwodadi, D., Munthe, S., Triana Purba, D., Hasibuan, N. A., Agus, J., Aritonang, W., Ginting, A., & Medan, U. N. (2025). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3). https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Soliman, W. S., Salaheldin, S., & Amer, H. M. (2017). Chemical composition evaluation of Egyptian lemongrass, Cymbopogon citratus, essential oil. International Journal of Scientific & Engineering Research, 8(11), 630–634. http://www.ijser.org

Sompotan, D. D., & Sinaga, J. (2022). PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN (Vol. 1).

Triwibowo, A., Sarim Karimullah, S., Alpian Muhtarom, Z., Pratomo, D., Faizin, adil, Meyra Wulandari, D., & Dwi Lestari, R. (t.t.). Sosialisasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Kesehatan dan Ekonomi. https://doi.org/10.32332/bggy8835

WHO traditional medicine strategy: 2014-2023. (t.t.). Diambil 5 Februari 2026, dari https://www.who.int/publications/i/item/9789241506096