Implementasi Kegiatan Kerja Bakti sebagai Upaya Penguatan Gotong Royong Masyarakat dan Kesadaran Kesehatan Masyarakat

Main Article Content

Adita Nani Ugiutami
Ferdi Yusuf Habibi
Nur Lela Jujuk Kusumawati
Sokarios Setyowati
Nadia Ulfa Zahara
Devina Damayanti
Dio Ardiansyah
Muhammad Rizky Maulana
Sepvira Femmy Dewinta Sari
Alfin Afriza Maulana
Epirin Kusuma Winandani
Salsa Fadhila Arianto
Laelatul Arofah

Abstract

Kegiatan kerja bakti merupakan salah satu bentuk nyata implementasi nilai gotong royong dalam kehidupan masyarakat yang berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat nilai gotong royong masyarakat serta meningkatkan kesadaran kesehatan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan warga secara aktif. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan observasi lingkungan dan koordinasi bersama pihak kelurahan dan tokoh masyarakat. Tahap pelaksanaan diwujudkan melalui kerja bakti membersihkan lingkungan, saluran air, dan fasilitas umum, disertai imbauan menjaga kebersihan. Tahap evaluasi dilakukan untuk menilai partisipasi masyarakat dan perubahan kondisi lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga, terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan tertata, serta tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan kerja bakti juga mampu mempererat hubungan sosial antarwarga dan menghidupkan kembali nilai gotong royong. Dengan demikian, kerja bakti terbukti efektif sebagai upaya penguatan gotong royong dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Kegiatan Kerja Bakti sebagai Upaya Penguatan Gotong Royong Masyarakat dan Kesadaran Kesehatan Masyarakat. (2026). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 3, 1034-1041. https://doi.org/10.29407/781tbt39

References

Arofah, L. (2025). Menemukan Kedamaian: Tinjauan Sistematis Penerapan Mindfulness pada Remaja. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 971-989.

Hopeman, T. A., Zulfia, R., Maesaroh, S., Junita, W., & Wahyuni, A. (2024). Pentingnya kesadaran tentang kebersihan melalui kerja bakti masyarakat Desa Cikahuripan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 4(1), 72–77.

Isyanto, W. (2025). Gotong royong masyarakat dalam peningkatan infrastruktur jalan desa sebagai upaya penguatan aksesibilitas dan kesejahteraan sosial. Jupemas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 28–31.

Lidyawati, C. O. E., Febrian, R. R., Ayun, D. Q., Zakki, M., & Darmawan, D. (2025). Pentingnya kesadaran tentang kebersihan melalui kerja bakti masyarakat Desa Balunganyar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 152–162.

Mardianto, T., Dedali, S. H., Susiani, D., Rukin, Putro, S. E., & Junaidi, A. (2025). Keikutsertaan kerja bakti dalam mewujudkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan perumahan. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 3(3), 133–140.

Silaban, R., Sinaga, E., Sihombing, F., Panjaitan, T. J., & Tafonao, A. S. (2024). Optimalisasi edukasi kesehatan lingkungan melalui penguatan literasi dan bahasa di Dusun V Desa Hulu. SEVAKA: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat, 2(3), 23–35.

Mustanir, A., Ahmad, J., & Siahaan, H. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan lingkungan. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 8(2), 145–156.

Pohan, I. S., & Rialdy, N. (2023). Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sebagai upaya peningkatan kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 55–63.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yuliani, S. (2019). Nilai gotong royong sebagai modal sosial dalam pembangunan masyarakat. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 7(2), 101–109.

Miradj, S., & Sumarno. (2014). Pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial, 13(1), 45–56.