Menghidupkan Strategi: Pengembangan Kampung Pecut Sebagai Kampung Budaya di Kelurahan Kemasan

Main Article Content

Anggun Mustika Dewi
Sonia Ayu Fitriana
Retno Wulandari
Refita Sari
Alfan Faradudin Attar
Marizqa N. Hasana
Tarisa Melani Firlianasari
Ahmad Fauzi Hasan
Nur Laili
Segti Nur Septiani
Intan Fitrianing Tiyas
Tita Bonita Irianfi
Rani Medhi Suzanti
Eko Nofadillah
Bambang Agus Sulistyono

Abstract

Indonesia sebagai negara yang kaya akan seni dan budaya, menghadapi tantangan dalam menjaga tradisi lokal di tengah derasnya pengaruh budaya asing. Salah satu inisiatif yang diambil adalah program Kampung Keren yang berlokasi di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Program ini bertujuan untuk melestarikan seni pertunjukan tradisional, terutama seni pecut, dengan memanfaatkan teknologi informasi agar tradisi ini dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat. Dalam penulisan laporan kegiatan KKN-T ini bertujuan menggali potensi Kampung Pecut sebagai pusat budaya dan upaya pelestarian seni pecut melalui pembuatan website. Metode yang digunakan dalam laporan kegiatan KKN-T ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tokoh budaya lokal, dan studi literatur, diikuti dengan analisis data secara interaktif. Hasil dari laporan KKN-T ini menunjukkan bahwa pembuatan website telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Kolaborasi yang terjalin juga terbukti sangat penting dalam memperkuat identitas Kampung Pecut sebagai pusat budaya, sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal seni pecut.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Menghidupkan Strategi: Pengembangan Kampung Pecut Sebagai Kampung Budaya di Kelurahan Kemasan. (2025). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 2, 396-406. https://doi.org/10.29407/agwmah41

References

BASUWENDRO, Y. (2016). Arahan pelestarian kampung budaya di kota surabaya.

Nugraha, N. R., Kurniawan, A., Wardani, D. C., Dermawan, F. R., & Butar-Butar, S. M. (2023). Wisatawan Domestik Kampung Budaya Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Mei, 2023(9), 414.

Prasetya, M. W., & Rahaju, T. (n.d.). View of Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Kampung Kreatif Dan Independen.pdf.

Riwayatiningsih, R., Nawang, G., Putri, W., & Anjar, G. (2024). Pelestarian Seni Pecut Guna Mewariskan Kesenian Pecut Samandiman MelaluiPertunjukan. 147–153.

Riyanto, S., & Kurniawati, n I. D. (2018). 1,2 1 2. 1(2).

Sari, A. P., & Suhendi. (2020). Jurnal Informatika Terpadu. 6(1), 29–37.

Sugiyono. (2022). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF, dan R and D (4th ed.). Alfabeta. Susilawati, T., Yuliansyah, F., Romzi, M., & Aryani, R. (2020). Membangun Website Toko Online Pempek Nthree Menggunakan Php Dan Mysql. Jurnal Teknik Informatika Mahakarya (JTIM), 3(1), 35–44.

Wijaya, D. A., Saeroji, A., Prasetyo, J. S., & Agfianto, T. (2020). pada pengelola Kampung Wisata Baluwarti. Pemasaran produk-produk wisata melalui. 1(6), 1043–1048.

Yumarlin MZ. (2016). Evaluasi Penggunaan Website Universitas Janabadra Dengan Menggunakan Metode Usability Testing. Informasi Interaktif, 1(1), 34–43. http://www.e- journal.janabadra.ac.id/index.php/informasiinteraktif/article/view/345

Erna Fatmawati, Nara Setya Wiratama, Zainal Afandi, Agus Budianto, & Amri Ichsa Ardhana. (2024). Pendampingan Pengajaran dan Konservasi Cagar Budaya Masyarakat Desa Adan-Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 8–17. https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i1.2474

Wiratama, N. S. (2021). Kemampuan Public Speaking Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Istoria, 17(1), 1–14.

Wiratama, N. S., Yatmin, Afandi, Z., Budiono, H., Widiatmoko, S., Budianto, A., Sasmita, G. G., Listanti, Y., & Sumarwoto, M. I. Z. I. (2023). PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) UNTUK MGMP SEJARAH SMA KABUPATEN KEDIRI. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(1), 51–61. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i1.1447