Eksplorasi Cagar Budaya Melalui Kolaborasi Antar Komunitas di Kelurahan Pakelan Kota Kediri
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas eksplorasi cagar budaya melalui kolaborasi antar komunitas di Kelurahan Pakelan, Kota Kediri. Kediri merupakan kota bersejarah dengan jejak peradaban sejak Kerajaan Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran kolaborasi komunitas dalam pelestarian cagar budaya di tengah tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada komunitas PASAK Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pelestarian cagar budaya masih kurang, dan sosialisasi serta kolaborasi antar komunitas, seperti PASAK, penting untuk meningkatkan kepedulian. Kolaborasi ini dapat menjadi pionir dalam melestarikan dan mengembangkan potensi budaya serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Pelestarian cagar budaya penting sebagai bukti sejarah, sumber ilmu pengetahuan, media pendidikan, dan untuk memupuk kepribadian bangsa.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
How to Cite
References
Brata, Y. R., Wijayanti, Y., & Sudarto, S. (2022). Penyuluhan Tentang Arti Pentingnya Penetapan Cagar Budaya Bagi Juru Pelihara Di Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 4(2), 871. https://doi.org/10.25157/ag.v4i2.7689
CENDEKIA Jaya, P. J., & Setiawan, I. (2020). Strategi Pelestarian Cagar Budaya Terhadap Keputusan Berkunjung Kembali Wisatawan Di Kota Cirebon. CENDEKIA Jaya, 2(2), 47–67. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v2i2.72
Fadila, B. S. (2023). Kewenangan Pemerintah Daerah dalam Pelestarian Cagar Budaya Gedung Juang 45 Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pelestarian Cagar Budaya. 1(2), 205–225.
Fedora Amanda, D., & Nurjayanti, W. (2024). Eksistensi Creative Hub Terhadap Minat Pengunjung Di Cagar Budaya Lokananta, Surakarta. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur, 215, 67–76. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/siar/article/view/4005
Fitriani, D., & Sugiri, A. (2022). Jurnal Dialektika Politik. 6(X).
Iryana, W., & Mustofa, M. B. (2023). Upaya Pelestarian Cagar Budaya Batu Bedil Melalui Komunikasi Partisipatif Interpersonal Pada Masyarakat Lokal Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 12(2), 138–155. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2023.683
Jambi, P., Satria, T., Al, B., Al, A. I., & Temple, G. (2025). Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Pelestarian Candi Gumpung Sebagai Benda Cagar Budaya dan. 2(1), 52–63.
Paryana, S. (2022). Upaya pelestarian situs cagar budaya loyang mendale di kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah.
Rika Widianita, D. (2023). PARTISIPASI MASYRAKAT DALAM PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN AMPEL SURABAYA. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.
Susetyo, S., & Hascaryo, A. T. (2018). Keindahan Tersembunyi di Bhumi Kadiri.
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236
Wilaela, & Widiarto. (2022). Edukasi Masyarakat tentang Pelestarian Peninggalan Sejarah dan Cagar Budaya. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Pengembangan MasyarakatIslam, 16(2), 99–111.
Zahid, A., Arsani, A. T., & Habib, M. A. F. (2022). Gerakan Komunitas Palestari Sejarah Budaya Kadhiri (Pasak) Sebagai Media Pendidikan Di Kediri. Jess: Jurnal Education Social Science, 1(1), 126–140. https://doi.org/10.21274/jess.v1i1.5528