Eksplorasi Cagar Budaya Melalui Kolaborasi Antar Komunitas di Kelurahan Pakelan Kota Kediri

Main Article Content

Mochammad Ahkyar Nur Ikhsan Firdaus
Naomi Diva Daniswara
Dicka Dea Sislinda
Ian Rafi Khafabi
Fadila Putri
Intan Viona
Susi Susanti
Arnisha Hilmainda
Maryndo Titan
Cantika Sabrinatasari
Fatika Nur Haqiqi
Dwi Naufal
Ilham Pratama
Akhmad Nur
Faisol

Abstract

Artikel ini membahas eksplorasi cagar budaya melalui kolaborasi antar komunitas di Kelurahan Pakelan, Kota Kediri. Kediri merupakan kota bersejarah dengan jejak peradaban sejak Kerajaan Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran kolaborasi komunitas dalam pelestarian cagar budaya di tengah tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada komunitas PASAK Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pelestarian cagar budaya masih kurang, dan sosialisasi serta kolaborasi antar komunitas, seperti PASAK, penting untuk meningkatkan kepedulian. Kolaborasi ini dapat menjadi pionir dalam melestarikan dan mengembangkan potensi budaya serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Pelestarian cagar budaya penting sebagai bukti sejarah, sumber ilmu pengetahuan, media pendidikan, dan untuk memupuk kepribadian bangsa. 


 

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Eksplorasi Cagar Budaya Melalui Kolaborasi Antar Komunitas di Kelurahan Pakelan Kota Kediri. (2025). Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 2, 55-62. https://doi.org/10.29407/k9kqjn21

References

Brata, Y. R., Wijayanti, Y., & Sudarto, S. (2022). Penyuluhan Tentang Arti Pentingnya Penetapan Cagar Budaya Bagi Juru Pelihara Di Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 4(2), 871. https://doi.org/10.25157/ag.v4i2.7689

CENDEKIA Jaya, P. J., & Setiawan, I. (2020). Strategi Pelestarian Cagar Budaya Terhadap Keputusan Berkunjung Kembali Wisatawan Di Kota Cirebon. CENDEKIA Jaya, 2(2), 47–67. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v2i2.72

Fadila, B. S. (2023). Kewenangan Pemerintah Daerah dalam Pelestarian Cagar Budaya Gedung Juang 45 Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pelestarian Cagar Budaya. 1(2), 205–225.

Fedora Amanda, D., & Nurjayanti, W. (2024). Eksistensi Creative Hub Terhadap Minat Pengunjung Di Cagar Budaya Lokananta, Surakarta. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur, 215, 67–76. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/siar/article/view/4005

Fitriani, D., & Sugiri, A. (2022). Jurnal Dialektika Politik. 6(X).

Iryana, W., & Mustofa, M. B. (2023). Upaya Pelestarian Cagar Budaya Batu Bedil Melalui Komunikasi Partisipatif Interpersonal Pada Masyarakat Lokal Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 12(2), 138–155. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2023.683

Jambi, P., Satria, T., Al, B., Al, A. I., & Temple, G. (2025). Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Pelestarian Candi Gumpung Sebagai Benda Cagar Budaya dan. 2(1), 52–63.

Paryana, S. (2022). Upaya pelestarian situs cagar budaya loyang mendale di kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah.

Rika Widianita, D. (2023). PARTISIPASI MASYRAKAT DALAM PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN AMPEL SURABAYA. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.

Susetyo, S., & Hascaryo, A. T. (2018). Keindahan Tersembunyi di Bhumi Kadiri.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236

Wilaela, & Widiarto. (2022). Edukasi Masyarakat tentang Pelestarian Peninggalan Sejarah dan Cagar Budaya. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Pengembangan MasyarakatIslam, 16(2), 99–111.

Zahid, A., Arsani, A. T., & Habib, M. A. F. (2022). Gerakan Komunitas Palestari Sejarah Budaya Kadhiri (Pasak) Sebagai Media Pendidikan Di Kediri. Jess: Jurnal Education Social Science, 1(1), 126–140. https://doi.org/10.21274/jess.v1i1.5528