Edukasi Zat Aditif Pada Makanan Untuk Generasi Sehat di Kelurahan Manisrenggo
Main Article Content
Abstract
Pengabdian masyarakat ini fokus pada sosialisasi mengenai bahaya zat aditif dalam makanan dan pentingnya pemilihan makanan sehat bagi pertumbuhan anak dan balita tanpa penggunaan zat aditif. Topik ini dipilih mengingat meningkatnya penggunaan bahan tambahan yang berpotensi berbahaya untuk kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak. Pengabdian ini dilaksanakan dengan cara sosialisasi terhadap kader PKK di Kelurahan Manisrenggo. Sosialisasi ini mencakup presentasi materi mengenai dampak buruk dari zat aditif, penyebaran angket, serta pemberian contoh makanan sehat berupa kudapan puding ubi ungu dan nugget tahu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi balita. Selanjutnya dilakukan uji organoleptik terhadap produk kudapan yang telah dibuat. Hasil observasi menunjukkan bahwa kader PKK sebagian besar belum memahami bahaya zat aditif pada makanan. Solusi yang ditawarkan oleh kelompok 38 KKN-T adalah pembuatan makan sehat tanpa zat aditif. Makanan sehat yang diproduksi oleh kelompok 38 KKN-T sebagai makanan tambahan balita berupa puding ubi ungu dan nugget tahu. Kedua produk makanan tersebut mendapat nilai dengan kategori cukup baik dari panelis, baik dari segi warna, aroma,dan rasa
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
How to Cite
References
Arziyah, D., Yusmita, L., & Wijayanti, R. (2022). Analisis Mutu Organoleptik Sirup Kayu Manis Dengan Modifikasi Perbandingan Konsentrasi Gula Aren Dan Gula Pasir. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 1(2), 105–109. https://doi.org/10.47233/jppie.v1i2.602
Asriani, N., Nurhayati, & Sulastri, Y. (2021). Kajian Sifat Kimia dan Organoleptik Nugget Tahu Pada Berbagai Persentase Penambahan Bubur Rumput Laut (Eucheuma cottoni). Pro Food (Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan), 7(1), 859–869. https://profood.unram.ac.id/index.php/profood/article/download/150/119/951
Ayyumi, L. A. S., Nazaruddin, N., & Cicilia, S. (2021). Aktivitas Antioksidan Iwel Dari Tepung Ketan Hitam Dan Ubi Jalar Ungu. Jurnal Teknologi Pangan, 15(1), 56–70. https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.2724
Emilia, I., Setiawan, A. A., Putri, Y. P., Marmaini, M., Rosanti, D., Warsari, D., Eddy, S., Rizal, S., Novianti, D., Mutiara, D., & Haziza, N. (2020). Pengenalan Zat Aditif Pada Makanan Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Di Sma Negeri I Belimbing Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 65. https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i2.15510
Kartika, I. R., & Kurniadewi, F. (2024). Edukasi dan Sosialisasi Bahaya Zat Aditif Makanan dan Identifikasinya Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Guru SMA Labschool Cibubur. SEGARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.33533/segara.v1i2
Khalisa, K., Lubis, Y. M., & Agustina, R. (2021). Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(4), 594–601. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18689
Lamusu, D. (2018). UJI ORGANOLEPTIK JALANGKOTE UBI JALAR UNGU ( Ipomoea batatas L) SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN. Jurnal Pengolahan Pangan, 3(1), 9–15. https://pengolahanpangan.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/pangan/article/view/7
Mardin, H., Mamu, H. D., Usman, N. F., Mustaqimah, N., & Pagalla, D. B. (2022). Pengenalan Zat Aditif dan Adiktif yang Berbahaya Bagi Kesehatan di Lingkungan MTs. Negeri 2 Kabupaten Gorontalo. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 1(2), 58–66. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v1i2.15466
Mashabai, I., Suryani, Kurnia sakti lubis, I., & Gumelar, A. (2021). Analisa Kualitas Produk Tahu Di Cv. Ikhwanudin Di Desa Jorok Sumbawa Besar Dengan Metode Voice of Customer(Voc). Jurnal Industri & Teknologi Samawa, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.36761/jitsa.v2i1.1017
Muzakir, H., Ashari, C. R., & Listiowaty, E. (2023). Edukasi Zat Aditif Makanan dan Jajanan Sehat Pada Pelajar. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 103–108. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v2i2.19692
Ningtiyas, R. K., Pulansari, F., & Hayati, K. R. (2018). Penerapan Business Process Management (BPM) (Studi Kasus: Proses Bisnis Mengeksekusi dan Mengelola Rencana Penjualan di Divisi Niaga PT PJB Services). Jurnal Teknologi, 11(2008), 65 – 71.
Ratnawati, M., Probowati, R., Sawitri Prihatini, M., Ningtyas, S. F., & Ulfa, A. F. (2023). Pemberian Makanan Tambahan Modifikasi Terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Health Sains, 4(2), 104–111. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i2.801
Santoso, A., Badar, A., Amalia, L., Fitri, L., Sari, S., & Rahman, V. (2022). Pemanfaatan Ubi Ungu Sebagai Bahan Pembuatan Puding Untuk Menambah Penghasilan Bagi Warga Rt 009 Cilandak Jakarta Selatan. Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat, 2(1), 2–5. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JPDM/article/view/17862/9210
Sumarni, N., Rosidin, U., & Sumarna, U. (2020). menjadi lebih besar . sehat . Padahal jajanan tersebut mengandung zat-zat aditif yang dapat bersifat karsiogenik bagi dilarang digunakan untuk pangan seperti formalin , boraks , zat pewarna rhodamin ( Rismawati 2018 ). Hasil Riset Kesehatan Dasar ( Kemenk. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 289–297. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i2.28026
Tantriati, T., & Setiawan, R. (2023). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7611–7622. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4486
Wardhana, M. Y., AR, C., & Makmur, T. (2022). DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP PRODUK OLAHAN MINUMAN SERBUK DARI LIMBAH BIJI NANGKA (Arthocarphus heterophilus). MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 5(1), 89. https://doi.org/10.52434/mja.v5i1.1766
Wati, N. (2020). Analisis Program Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Terhadap Status Gizi Anak Di Posyandu Kelurahan Sembungharjo Semarang. TEMATIK: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 94. https://doi.org/10.26858/tematik.v6i2.15539