Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Kawasan Curug Panjang Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas
PDF

Keywords

Kupu-kupu
Curug Panjang
Indeks Keanekaragaman
Faktor Abiotik

How to Cite

Dina Maya Sari, Merti Triyanti, & Harmoko. (2018). Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Kawasan Curug Panjang Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas. Hayati, 6(ISBN 978-602-61371-2-8). Retrieved from https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/hayati/article/view/324

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis kupu-kupu di kawasan Curug Panjang serta mengetahui faktor abiotik di kawasan Curug Panjang. Penelitian telah dilakukan pada bulan Juni s.d Juli 2019 di kawasan Curug Panjang. Keanekaragaman kupu-kupu diamati dengan menggunakan metode Mark Release and Recapture (MRR) pada pukul 08.00-11.00 dan 14.00-17.00 WIB. Pengamatan keragaman kupu-kupu dilakukan sebanyak 6 kali dengan jeda waktu 3 hari. Dari hasil penelitian tercatat 4 famili dengan jumlah jenis sebanyak 42 jenis dengan 16 genus. Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman jenis kupu-kupu yang terdapat di kawasan Curug Panjang yaitu H’=2,70 yang tergolong kedalam kategori sedang, indeks keseragaman yang terdapat di kawasan Curug Panjang yaitu E=0,93 yang tergolong kedalam kategori populasi tinggi atau komunitas stabil, dan Komposisi jenis yang paling tertinggi yaitu pada spesies Pieris rapae dan Leptosia nina dengan komposisi sebesar 11,9%. Faktor abiotik yang mempengaruhi keberadaan kupu-kupu diantaraya adalah Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Suhu yang optimal untuk keberadaan kupu-kupu yaitu 290C, Kelembaban sebesar 85% dan Intensitas cahaya sebesar 215x100 Lux. Disarankan untuk dapat dilakukan penelitian dengan mengetahui lokasi dan faktor abiotik, supaya mendapatkan data yang akurat  dan hasil yang lebih banyak.

PDF

References

Bahar, I., Atmowidi, T., & Peggie, D. (2016). Keanekaragaman Kupu-kupu Superfamili Papilionoidea (Lepidoptera) di Kawasan Hutan Pendidikan Gunung Walat Sukabumi, Jawa Barat, Zoo Indonesia. 25 (1): 71-82.

Irni, J., Masyud, B., & Haneda, N, F. (2016). Keanekaragamn Jenis Kupu-kupu Berdasarkan Tipe Tutupan Lahan dan Waktu Aktifnya di Kawasan Penyangga Tangkahan Taman Nasional Gunung Leuser. Media Konservasi. 21 (3): 225-232.

Kusmana, C. (2015). Keanekaragaman Hayati (Biodervesitas) sebagai Elemen Kunci Ekosistem Kota Hijau. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1 (8): 1747-1755.

Lestari, D, F., Putri, R, D, A., Ridwan, M., & Purwaningsih, A, D. (2015). Keanekaragaman Kupu-kupu (Insecta: Lepidoftera) di Wana Wisata Alas Bromo, BKPH Lawu Utara, Karanganyar, Jawa Tengah. Pros Sem Nas Masy Biodov Indo. 1 (6): 1284-1288.

Maryanti, D. (2017). Inventarisasi Jenis Kupu-kupu (Lepidoptera) di Kawasan Tempat Wisata Kota Lubuklinggau Diimplementasikan Sebagai Booklet. Skripsi, MIPA Biologi STKIP-PGRI Lubuklinggau. Diakses dari https://www.e-library.stkippgri-Lubuklinggau.ac.id.

Purwowidodo. (2015). Studi Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu (Sub Ordo Rhopalocera) Dan Peranan Ekologisnya Di Area Hutan Lindung Kaki Gunung Prau Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang 2015. Diakses dari http://eprints.walisongo.ac.id.

Rahayuningsih, M., & Priyono, B. (2012). Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu Superfamili Papilionoidae di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Jurnal MIPA UNNES. 35 (1): 11-20.

Saktyowati, D, O. (2011). Keunikan Dunia Seranga. Jakarta Timur: PT Wadah Ilmu.

Sutra, N, S, M., Dahelmi., & Salmah, S. (2012). Spesies Kupu-kupu (Rhopalocera) di Tanjung Balai Karimun Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 1 (1): 35-44.

Sulistyani, T, H., Rahayuningsih, M., & Partaya. (2013). Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu (Lepidoftera:Rhopalocera) di Kawasan Cagar Alam Ulolanang Kecubung, Kabupaten Batang. Jurnal UNNES. 3 (1): 9-17.

Soekardi, H. (2016). Kupu-kupu Lampung. Bandar Lampung: Yayasan Sahabat Alam.

Soekardi, H., Larasati, A., Djausal, A. & Martinus. (2016). Backyard Conservation Taman Kupu-kupu di Halaman Rumah. Bandar Lampung: Yayasan Sahabat Alam.

Peggie, D. (2014). Mengenal Kupu-kupu. Jakarta: Pandu Aksara Publishing.

Peggie, D., & Amir, M. (2006). Precious and Protected Indonesian Butterflies of Bogor Botanical Garden, Panduan Praktis Kupu-kupu di Kebun Raya Bogor. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Yustian, I., Zulkifli, H., Setiawan, A., Setiawan, D., Iqbal, M., Aprillia, I., & Dkk. (2015). Panduan Survei Cepat Keanekaragaman Fauna Di Sumatera Selatan. Universitas Sriwijaya: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).